Showing posts with label Islami. Show all posts
Showing posts with label Islami. Show all posts

Sunday, January 31, 2016

Jangan Berdoa Dengan Ucapan Ya Allah... Jika Engkau Berkenan....., ===>> Ini Dalilnya

Jangan Berdoa Dengan Ucapan Ya Allah... Jika Engkau Berkenan....., ini Dalilnya. Bahkan Rasulullah menganjurkan kepada kt untuk senantiasa  berdoa dgn cara sungguh-sungguh, penuh harap diringi usaha lahir secara sungguh-sungguh tdk cukup hanya dengan doa menengadahkan tangan saja. Rasulullah menganjurkan kita untuk selalu berdoa dgn cara sungguh-sungguh. Karena ucapan doa "Ya Allah... jika Engkau berkenan" dianggap tdk ada keseriusan dalam berdoa.


Ungkapan doa dgn kalimat  "Ya Allah... jika Engkau berkenan" secara sekilas  tampak baik, terkesan lembut dan seolah-olah tdk memaksa Allah SWT  dalam berdoa. Namun Rasulullah telah menjelaskan tak  ada yg dpt memaksa Allah Subhanahu wa Ta'ala. Allah hanya melakukan apa yg dikehendaki-Nya. Allah hanya mengabulkan apa yang dikehendaki-Nya. Tidak ada satu maklukpun yg bisa memaksa Allah SWT untuk mengabulkan doanya.

Adapun dalil yg menyatakan larangan berdoa dengan ucapan " Ya Allah... jika engkau berkenan seperti hadis-hadist dibawah ini

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

 إِذَا دَعَا أَحَدُكُمْ فَلْيَعْزِمِ الْمَسْأَلَةَ ، وَلاَ يَقُولَنَّ اللَّهُمَّ إِنْ شِئْتَ فَأَعْطِنِى . فَإِنَّهُ لاَ مُسْتَكْرِهَ لَهُ

“Apabila salah seorang dari kalian berdoa, hendaklah ia sungguh-sungguh dalam memohon dan janganlah ia mengucapkan, ‘Ya Allah jika Engkau berkenan maka berilah aku.’ Karena sesungguhnya tidak ada yg dapat memaksa-Nya” (HR. Bukhari)

لاَ يَقُولَنَّ أَحَدُكُمُ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِى ، اللَّهُمَّ ارْحَمْنِى ، إِنْ شِئْتَ . لِيَعْزِمِ الْمَسْأَلَةَ ، فَإِنَّهُ لاَ مُكْرِهَ لَهُ

“Janganlah kalian mengucapkan ‘Ya Allah ampunilan aku jika Engkau berkenan. Ya Allah rahmatilah aku jika Engkau berkenan’. Tapi hendaknya ia sungguh-sungguh dalam memohon karena sesungguhnya tidak ada yg dapat memaksa-Nya” (HR. Bukhari)

Menjelaskan hadits tersebut diatas, Ibnu Abdil Barr berkata, “Seseorang tidak boleh mengatakan ‘Ya Allah berilah aku bila Engkau berkenan’ atau ungkapan lain yg seperti itu baik berkenaan dengan urusan agama maupun dunia karena itu adalah ungkapan yg mustahil dan tidak berdasar sebab Allah hanya melakukan apa yang dikehendaki-Nya”.

Menurut Ibnu Abdil Barr, mengucapkan “jika Engkau berkenan” dalam doa hukumnya haram. Sedangkan Imam Nawawi berpendapat hukumnya makruh. Wallahua'lam.

Semoga Allah SWT selalu memberikan bimbingan kepada kita  shingga semua amal ibadah kita sesuai dgn apa yg dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW dan kita  bisa meraih kebahagian hidup di dunia dan di akhirat kelak.  Aamiin...

Sumber : http://www.tarbiyah.net/2016/01/ucapan-yang-dilarang-dalam-berdoa.html

[Kisah]: Wanita Ini Ta’at Beribadah Namun Tak Bisa Masuk Surga Hanya Karena '‘Menyepelekan’' Hal ini

Al-Kisah diceritakan, ada seorang wanita yg dikenal taat dalam beribadah. Dia sangat rajin melakukan ibadah wajib maupun sunnah. Hanya ada satu kekurangannya, ia tak mau berjilbab menutupi auratnya.  Setiap kali ditanya ia hanya tersenyum, seraya menjawab: “Insya Allah yg penting hati dulu yg berjilbab.” Sudah banyak orang yg menanyakan maupun menasihatinya. Tapi jawabannya tetap sama. 


Hingga suatu malam ia bermimpi sedang berada disebuah taman yg indah. Rumputnya sangat hijau. Berbagai macam bunga bermekaran. Ia bahkan bisa merasakan bagaimana segarnya udara dan wanginya bunga. Sebuah sungai yg sangat jernih.
Airnya kelihatan melintas di pinggir taman. Semilir angin pun ia rasakan di sela-sela jarinya. Ada beberapa wanita di situ yang terlintas juga menikmati pemandangan keindahan taman.

Ia pun menghampiri salah satu wanita tersebut. Wajahnya sangat bersih, seakan-akan memancarkan cahaya yg sangat lembut. “Assalamu’alaikum saudariku…” “Wa’alaikum salam…, selamat datang wahai saudariku…” “Terimakasih, apakah ini syurga?” Wanita itu tersenyum. “Tentu saja bukan wahai saudariku. Ini hanyalah tempat menunggu sebelum surga.”

“Benarkah? Tak bisa kubayangkan seperti apa indahnya surga jika tempat menunggunya saja sudah seindah ini…” Wanita itu tersenyum lagi kemudian bertanya, “Amalan apa yang bisa membuatmu kembali wahai sudariku?” “Aku selalu menjaga shalat, dan aku menambah dengan ibadah-ibadah sunnah. Alhamdulillah.”

Tiba-tiba jauh diujung taman ia melihat sebuah pintu yang sangat indah. Pintu itu terbuka, dan ia melihat beberapa wanita yang di taman tadi mulai memasukinya satu per satu. “Ayo, kita ikuti mereka!” Kata wanita itu sambil setengah berlari. “Apa di balik pintu itu?” “Tentu saja surga wahai saudariku…”

Larinya semakin cepat. “Tunggu… tunggu aku…” Ia berlari sekancang-kencangnya, namun tetap tertinggal. Wanita itu hanya setengah berlari sambil tersenyum padanya. Namun ia tetap saja tak mampu mengejarnya meski ia sudah berlari sekuat tenaga.
Ia lalu berteriak, “Amalan apa yang engkau lakukan sehingga engkau tampak begitu ringan?” “Sama denganmu wahai saudariku…” Jawab wanita itu sambil tersenyum. Wanita itu telah mencapai pintu. Sebelah kakinya telah melewati pintu. Sebelum wanita itu melewati pintu sepenuhnya, ia berteriak pada wanita itu, “Amalan apalagi yang engkau lakukan yang tidak aku lakukan?” Wanita itu menatapnya dan tersenyum lalu berkata, “Apakah engkau tidak memperhatikan dirimu apa yang membedakan dengan diriku?”
Ia sudah kehabisan nafas, tak mampu lagi menjawab, “Apakah engkau mengira bahwa Rabbmu akan mengizinkanmu masuk ke surga-Nya tanpa jilbab penutup aurat?” Kata wanita itu. Tubuh wanita itu telah melewati, tapi tiba-tiba kepalanya mengintip keluar memandangnya dan berkata, “Sungguh disayangkan, amalanmu tak mampu membuatmu mengikutiku memasuki surga ini. Cukuplah surga hanya sampai di hatimu karena niatmu adalah menghijabi hati.”

Ia tertegun… lalu terbangun… beristighfar lalu mengambil wudhu. Ia tunaikan shalat Malam, menangis dan menyesali perkataannya dahulu. Dan sekarang ia berjanji sejak saat ini ia akan MENUTUP AURATNYA. Allah SWT Berfirman “Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu, dan isteri-isteri orang mukmin, ‘hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka yg demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal karena mereka tidak diganggu. Dan ALLAH adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al- Ahzab: 59)

Berjilbab adalah perintah langsung dari ALLAH Subhanahu Wa Ta’ala, lewat utusan-Nya yakni baginda Nabi Besar Muhammad Rasulullah Saw. Yang namanya perintah dari ALLAH adalah wajib bg seorang hamba untuk mematuhi-Nya. Dan apabila dilanggar, ini jelas ia telah berdosa.

Semoga cerita di atas mengilhami bagi wanita yg belum berhijab. Karna berhijab bukan sekedar menjadi identitas seorang musimah saja tapi ini adalah kewajiban yg harus di kerjakan. Semoga bermanfaat buat semua. 

Sumber: (sebarkanlah)

Saturday, January 30, 2016

WOW...! ===>> Ternyata Orang Munafik Lebih Bahaya daripada Orang Kafir

TELAH kita ketahui bahwasanya org kafir merupakan musuh terbesar bagi umat Islam. Mereka menginginkan umat Islam ini tiada. Mereka ingin menguasai dunia, dgn seluruh orang mengikuti aturannya. Namun ternyata, ada yg lebih bahaya daripada org kafir. Siapakah mereka? Mereka itulah org munafik.


Orang kafir ingkar kepada Tuhan, sedangkan orang munafik percaya adanya Tuhan. Tapi, mengapa umat Islam sepakat bahwa orang munafik lebih berbahaya terhadap Islam dibanding org kafir?

Orang kafir akan terang-terangan memusuhi Islam. Mereka tdk lagi sembunyi, dalam melawan ia berhadap-hadapan. Orang munafik, mengaku Islam, tetapi secara diam-diam ia memusuhi orang Islam juga. Orang munafik punya 2 pedang. Pedang yang 1 dipergunakan membela agama, sedang yg 1 nya lagi dipakai untuk menikam umat Islam itu sendiri. Pedang yg pertama pasif, sedang pedang kedua aktif. Dia akan aktif jika punya kesempatan untuk “menggunting dalam lipatan” atau menikam dari belakang.

Allah SWT dalam menghadapi orang beriman cukup memberi 2 ayat saja. Menanggulangi permasalahan orang kafir dengan 2 ayat saja. Tetapi dalam menghadapi orang munafik disediakan 13 ayat di surah al-Baqarah.

Lapangan nifak luas sekali. Di bidang politik, agama, pers, pemikir, pegawai, pengusaha, seniman, olahraga dan di mana-mana tercium bau munafik. Apabila agama dan dakwah digunakan sebagai jembatan untuk memperoleh kedudukan dan mencari harta, disitulah terdapat kemunafikan. 

Semoga bermanfaat ya, silahkan share...


Sumber: http://wowmuslim.blogspot.com/2016/01/ternyata-orang-munafik-lebih-bahaya.html?utm_source=dlvr.it&utm_medium

Thursday, January 21, 2016

Jangan Sakiti Hati Seorang Istri, Jika Tidak Ingin REZEKI Seret!

Bismillahir-Rahmaanir-Rahim.. 
Kisah melancarkan rejeki ini saya dpt tanpa sengaja. Beberapa tahun yg lalu saat sy berangkat kuliah, sy bertemu dengan orang yg memberikan wejangan ini.


Hari itu sy terburu-buru berangkat ke tempat kuliah, maklum hari itu sy agak terlambat padahal hari itu mata kuliah favorit sy. Saat hujan turun tiba-tiba, saya baru sadar kalau lupa membawa mantel, akhirnya berteduhlah saya di sudut sebuah warung. Di tempat itu sy berkenalan dengan seorang yg sangat baik, dia seorang menantu kyai pemilik pondok pesantren. Obrolan kami tambah seru saat menginjak materi rejeki bagi manusia. Pekerjaan dia adalah pekerjaan serabutan. Dia tdk memiliki pekerjaan tetap, tetapi dia bersyukur bisa mencukupi kebutuhan keluarganya dgn baik. Sandang, pangan, dan perhiasan untuk istrinya selalu tercukupi tanpa kekurangan.

"Itulah misteri rejeki mas", kata orang itu pd sy.
Saat sy tanya apa rahasianya rejeki dia selalu berlimpah, jawaban dia terletak pd selalu bersyukur, dan terpenting jangan pernah sedikitpun menyakiti atau membuat kecewa istri. Itu wejangan yg selalu diberikan oleh mertua sy, dan sy membuktikan sendiri sampai sekarang, kata orang itu dgn wajah serius. Dengan selalu bersyukur, bahkan saat terkena musibah sekalipun, kenikmatan yg akan kita terima akan ditambah oleh Allah. "Itu janji Allah, bukan main-main mas", kata orang itu.

Janji Allah tentang umatnya yg mau bersyukur memang sering kita dengar dalam berbagai kotbah atau ceramah agama. Jika kita mau menghitung berapa nikmat yang diberikan Allah pada kita, pasti tidak akan pernah habis. Itulah gambaran rasa syukur yang harus kita ungkapkan, tapi terkadang banyak manusia yg lupa mensyukuri nikmat tersebut.

Berikutnya jangan sakiti istri kita. Inilah poin yang saya pegang terus sampai sekarang. Pekerjaan seorang istri adalah pekerjaan terberat dalam keluarga. Seorang istri harus selalu melayani suami, dan juga melahirkan dengan taruhan nyawa , belum lagi urusan dapaur dan rumah yang harus dirapihkan.

Membesarkan anak dengan susah payah, terkadang rela mengorbankan waktunya agar anaknya bisa tumbuh sehat dan berbagai pengorbanan yang tak terhitung saat harus berusaha memenuhi serta melayani kebutuhan suami dan anak-anaknya. Dengan melihat beratnya tugas sang istri di atas, tegakah anda menyakiti istri anda?
Menurut orang yg sy kenal tersebut, banyak tidaknya rejeki yg dia terima terkadang tergantung pada perlakuannya pada sang istri. Saat dia keluar rumah mencari sesuap nasi dengan niat membahagiakan istrinya (saat itu dia belum punya anak), rejeki yang dia terima hari itu pasti banyak. Sebaliknya jk saat berangkat mencari nafkah dia sebelumnya menyakiti hati istrinya, terkadang dia tidak mendapat hasil apapun yang bisa dibawa pulang.

Kisah di atas mungkin terkesan dibuat-buat, tetapi sy baru sadar dan merasakan sendiri saat sy sudah berkeluarga. Apa yg sy alami sama persis dgn yg dialami orang yang saya kenal beberapa tahun yang lalu tersebut. Istri memang mempunyai peranan sangat besar dalam mendatangkan rejeki bagi kt. Mungkin doa istri mempunyai kekuatan yg dahsyat bg sebuah keluarga.

Pesan saya, jangan pernah sedikitpun menyakiti hati istri kt jk ingin rejeki kita berlimpah. Semoga kisah ini berguna bagi kt semua.
Alhamdulillah...

Ya Allah jadikan wanita yang membaca kisah ini menjadi wanita yang sholehah. Dan lelaki
yang membaca status ini semoga menjadi lelaki sholeh yang bertanggung jawab. Aamiin
Allahumma Aamiin. 

Semoga bermanfaat ya, silahkan share...

Sumber: https://www.fb.com/photo.php?fbid=910913072340021&set=a.111029642328372.15856.100002640106473&type=3&theater

Tuesday, January 12, 2016

Mengapa Rasul Memerintahkan Padamkan Lampu di Malam Hari...! Ini Alasannya...

RASUL  Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan kt untuk memadamkan lampu-lampu di malam hari (ketika hendak tidur), dan setelah beberapa tahun dilakukan pengkajian ilmiah modern tentang efek cahaya terhadap manusia dan lingkungannya, maka kajian itu mengatakan:” SUngguh benar Nabinya kaum kaum Muslimin.” Maka mematikan lampu di malam hari adalah salah satu bentuk mukjizat ilmiah Nabawiyah yang melindungi manusia dan lingkungannya dan pencemaran cahaya, yg muncul disebabkan cahaya yg berlebih, yg mengenai tubuh seseorang di malam hari.
Hadits-hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam Tentang Masalah Ini

Nabi kita yg tercinta, Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam telah memperingatkan kt tentang bahaya lampu, apabila kt membiarkannya menyala ketika kt tidur. Dan peringatan dari Nabi tersebut terdapat dalam banyak riwayat, di antaranya ada yg disebutkan alasan dari peringatan tersebut, yaitu khawatir terjadi kebakaran, dan sebagiannya lagi tidak disebutkan alasan dari perintah memadamkan lampu di malam hari, agar perintah tersebut berlaku umum, dan sebagai bentuk kasih sayang Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam kpd seluruh makhluk di setiap tempat dan zaman. Di antara hadits-hadts tersebut adalah sebagai berikut:

Riwayat-riwayat yg disebutkan di dalamnya alasan untuk memadamkan lampu ketika hendak tidur di malam hari.

1. Dari Abu Musa radhiyallahu ‘anhu, dia berkata: “Pada suatu malam terjadi kebakaran di salah satu rumah penduduk di Madinah (ketika penghuninya tertidur). Lalu hal itu diceritakan kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Beliau bersabda:” Sesungguhnya api ini adalah musuh kalian, karena itu apabila kalian hendak tidur, maka padamkanlah ia lebih dahulu.” (HR. al-Bukhari)

2. Dari Jabir bin Abdullah radhiyallahu ‘anhuma dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tutuplah tempat air kalian, pintu rumah kalian, dan matikanlah lampu-lampu kalian, karena bisa jadi tikus akan menarik sumbu lampu sehingga mengakibatkan kebakaran yang menimpa para penghuni rumah.” (HR. al-Bukhari)

3. Dari Jabir bin Abdullah radhiyallahu ‘anhuma bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersada: “Tutuplah oleh kalian bejana-bejana, rapatkanlah tempat-tempat minuman, tutuplah pintu-pintu, dan matikanlah lampu, karena setan tak dapat membuka ikatan tempat minum, pintu, dan bejana. Jika kalian tak mendapatkan penutupnya kecuali dengan membentangkan sepotong batang kayu kecil di atas bejananya dan menyebut nama Allah, maka lakukanlah. Karena tikus dapat merusak pemilik rumah dengan membakar rumahnya.” (HR. Muslim)

4. Dari Jabir bin Abdullah radhiyallahu ‘anhuma bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersada: “Tutuplah oleh kalian pintu rumah, ikatlah kantong air tempat minuman, tutuplah bejana-bejana, dan matikanlah lampu, karena setan tak dapat membuka pintu terturup, melepas ikatan tempat minum, dan membuka bejana. Dan sesungguhnya tikus dapat merusak pemilik rumah dengan membakar rumahnya.” (HR. imam Malik dalam al-Muwatha’ dan at-Tirmidzi dalam Sunan-nya dan dishahihkan oleh al-Albani rahimahumullah)

Dan masih ada lagi beberapa riwayat yang lain.

Riwayat-riwayat yang tidak disebutkan di dalamnya alasan untuk memadamkan lampu ketika hendak tidur di malam hari.

1. Dari Jabir bin ‘Abdullah radhiyallahu ‘anhu, dia berkata: “Padamkanlah lampu-lampu di malam hari pada saat kalian tidur di malam hari, kuncilah pintu dan tutuplah bejana, makanan dan minuman.” (HR. al-Bukhari)

2. Dari Jabir radhiyallahu ‘anhuma bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersada: “Apabila malam telah datang (setelah matahari tenggelam), tahanlah anak-anak kalian (dari keluar rumah), karena setan bertebaran ketika itu. Apabila telah berlalu sesaat dari waktu ‘Isya biarkanlah mereka, tutuplah pintumu, dan matikanlah lampu serta sebutlah nama Allah (mengucapkan bismillah pen)…” (HR. Al-Bukhari)

Penjelasan Hadits

Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah berkata di dalam Fathul Bari, menukil perkataan dari imam al-Qurthubi rahimahullah:” Perintah dan larangan dalam hadits ini adalah bentuk bimbingan (pengarahan).” Beliau mengatakan:’ Dan mungkin juga bermakna anjuran (sunnah)’ Dan imam Nawawi rahimahullah menegaskan bahwa hal itu adalah sebagai bimbingan, karena hal itu adalah untuk kemaslahatan duniawi.’ Namun dikomentari bahwasanya hal itu terkadang dapat mendatangkan maslahat secara agama, yaitu penjagaan terhadap jiwa yg haram untuk dibunuh, dan penjagaan terhadap harta yang diharamkan untuk dihambur-hamburkan.

Dalam hadits-hadits ini disebutkan bahwa seseorang jika tidur seorang diri, dan di dalam rumhanya ada api, maka wajib bagi dia untuk memadamkannya sebelum tidur, atau melakukan sesuatu yang membuatnya aman dari kebakaran. Demikian juga kalau di dalam rumah ada sekelompok orang, maka wajib atas sebagaian mereka (memadamkannya), dan yg paling berkewajiban adalah yang paling terakhir tidur.”

Pandangan Ilmuwan Modern

Para ilmuwan saat ini berbicara tentang polusi cahaya pd malam hari, serta berbicara tentang bahaya terkena cahaya yg berlebih, terutama saat tidur.

Sebuah riset ilmiyah terbaru menegaskan bahwa tetap menyalanya lampu pd saat tidur akan mempengaruhi proses biologis yg ada di dalam otak manusia, dan hal tersebut akan menyebabkan gangguan-gangguan yg mengakibatkan kegemukan. Oleh karena itu para ilmuwan berpesan agar kt senantiasa mematikan lampu pada malam hari dalam rangka memelihara kesehatan tubuh dan otak. Dan Subhanallah, pesan yg baru diketahui oleh para ilmuwan pada abad 21, telah disampaikan sebelumnya oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam sejak 14 abad yg lalu. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda dalam hadits shahih: “Padamkanlah lampu-lampu di malam hari pada saat kalian tidur di malam hari, kuncilah pintu dan tutuplah bejana, makanan dan minuman.” (HR. al-Bukhari)

Monday, January 11, 2016

Subhanallah...! ===>> Mengapa Rasul Memerintahkan Padamkan Lampu di Malam Hari

RASUL  Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan kt untuk memadamkan lampu-lampu di malam hari (ketika hendak tidur), dan setelah beberapa tahun dilakukan pengkajian ilmiah modern tentang efek cahaya terhadap manusia dan lingkungannya, maka kajian itu mengatakan:” SUngguh benar Nabinya kaum kaum Muslimin.” Maka mematikan lampu di malam hari adalah salah satu bentuk mukjizat ilmiah Nabawiyah yang melindungi manusia dan lingkungannya dan pencemaran cahaya, yg muncul disebabkan cahaya yang berlebih, yg mengenai tubuh seseorang di malam hari.
Hadits-hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam Tentang Masalah Ini

Nabi kita yg tercinta, Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam telah memperingatkan kt tentang bahaya lampu, apabila kt membiarkannya menyala ketika kt tidur. Dan peringatan dari Nabi tersebut terdapat dalam banyak riwayat, di antaranya ada yg disebutkan alasan dari peringatan tersebut, yaitu khawatir terjadi kebakaran, dan sebagiannya lagi tidak disebutkan alasan dari perintah memadamkan lampu di malam hari, agar perintah tersebut berlaku umum, dan sebagai bentuk kasih sayang Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam kpd seluruh makhluk di setiap tempat dan zaman. Di antara hadits-hadts tersebut adalah sebagai berikut:

Riwayat-riwayat yg disebutkan di dalamnya alasan untuk memadamkan lampu ketika hendak tidur di malam hari.

1. Dari Abu Musa radhiyallahu ‘anhu, dia berkata: “Pada suatu malam terjadi kebakaran di salah satu rumah penduduk di Madinah (ketika penghuninya tertidur). Lalu hal itu diceritakan kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Beliau bersabda:” Sesungguhnya api ini adalah musuh kalian, karena itu apabila kalian hendak tidur, maka padamkanlah ia lebih dahulu.” (HR. al-Bukhari)

2. Dari Jabir bin Abdullah radhiyallahu ‘anhuma dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tutuplah tempat air kalian, pintu rumah kalian, dan matikanlah lampu-lampu kalian, karena bisa jadi tikus akan menarik sumbu lampu sehingga mengakibatkan kebakaran yang menimpa para penghuni rumah.” (HR. al-Bukhari)

3. Dari Jabir bin Abdullah radhiyallahu ‘anhuma bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersada: “Tutuplah oleh kalian bejana-bejana, rapatkanlah tempat-tempat minuman, tutuplah pintu-pintu, dan matikanlah lampu, karena setan tak dapat membuka ikatan tempat minum, pintu, dan bejana. Jika kalian tak mendapatkan penutupnya kecuali dengan membentangkan sepotong batang kayu kecil di atas bejananya dan menyebut nama Allah, maka lakukanlah. Karena tikus dapat merusak pemilik rumah dengan membakar rumahnya.” (HR. Muslim)

4. Dari Jabir bin Abdullah radhiyallahu ‘anhuma bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersada: “Tutuplah oleh kalian pintu rumah, ikatlah kantong air tempat minuman, tutuplah bejana-bejana, dan matikanlah lampu, karena setan tak dapat membuka pintu terturup, melepas ikatan tempat minum, dan membuka bejana. Dan sesungguhnya tikus dapat merusak pemilik rumah dengan membakar rumahnya.” (HR. imam Malik dalam al-Muwatha’ dan at-Tirmidzi dalam Sunan-nya dan dishahihkan oleh al-Albani rahimahumullah)

Dan masih ada lagi beberapa riwayat yang lain.

Riwayat-riwayat yang tidak disebutkan di dalamnya alasan untuk memadamkan lampu ketika hendak tidur di malam hari.

1. Dari Jabir bin ‘Abdullah radhiyallahu ‘anhu, dia berkata: “Padamkanlah lampu-lampu di malam hari pada saat kalian tidur di malam hari, kuncilah pintu dan tutuplah bejana, makanan dan minuman.” (HR. al-Bukhari)

2. Dari Jabir radhiyallahu ‘anhuma bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersada: “Apabila malam telah datang (setelah matahari tenggelam), tahanlah anak-anak kalian (dari keluar rumah), karena setan bertebaran ketika itu. Apabila telah berlalu sesaat dari waktu ‘Isya biarkanlah mereka, tutuplah pintumu, dan matikanlah lampu serta sebutlah nama Allah (mengucapkan bismillah pen)…” (HR. Al-Bukhari)

Penjelasan Hadits

Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah berkata di dalam Fathul Bari, menukil perkataan dari imam al-Qurthubi rahimahullah:” Perintah dan larangan dalam hadits ini adalah bentuk bimbingan (pengarahan).” Beliau mengatakan:’ Dan mungkin juga bermakna anjuran (sunnah)’ Dan imam Nawawi rahimahullah menegaskan bahwa hal itu adalah sebagai bimbingan, karena hal itu adalah untuk kemaslahatan duniawi.’ Namun dikomentari bahwasanya hal itu terkadang dapat mendatangkan maslahat secara agama, yaitu penjagaan terhadap jiwa yg haram untuk dibunuh, dan penjagaan terhadap harta yang diharamkan untuk dihambur-hamburkan.

Dalam hadits-hadits ini disebutkan bahwa seseorang jika tidur seorang diri, dan di dalam rumhanya ada api, maka wajib bagi dia untuk memadamkannya sebelum tidur, atau melakukan sesuatu yang membuatnya aman dari kebakaran. Demikian juga kalau di dalam rumah ada sekelompok orang, maka wajib atas sebagaian mereka (memadamkannya), dan yg paling berkewajiban adalah yang paling terakhir tidur.”

Pandangan Ilmuwan Modern

Para ilmuwan saat ini berbicara tentang polusi cahaya pd malam hari, serta berbicara tentang bahaya terkena cahaya yg berlebih, terutama saat tidur.

Sebuah riset ilmiyah terbaru menegaskan bahwa tetap menyalanya lampu pd saat tidur akan mempengaruhi proses biologis yg ada di dalam otak manusia, dan hal tersebut akan menyebabkan gangguan-gangguan yg mengakibatkan kegemukan. Oleh karena itu para ilmuwan berpesan agar kt senantiasa mematikan lampu pada malam hari dalam rangka memelihara kesehatan tubuh dan otak. Dan Subhanallah, pesan yg baru diketahui oleh para ilmuwan pada abad 21, telah disampaikan sebelumnya oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam sejak 14 abad yg lalu. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda dalam hadits shahih: “Padamkanlah lampu-lampu di malam hari pada saat kalian tidur di malam hari, kuncilah pintu dan tutuplah bejana, makanan dan minuman.” (HR. al-Bukhari)

SUBHANALLAH...! ===>> Penemuan Gambar Ka'bah Pada Sebuah Bongkahan Batu

Subhanallah... ===>> Sungguh suatu keajaiban Allah. Mungkin itulah kata yg cocok untuk menggambarkan penemuan yg sangat menghebohkan ini. Peristiwa ini terjadi pada bulan Juni tahun lalu. Sebuah bongkahan batu jenis King ini mendadak menjadi tontonan para warga. Bagaimana tidak, setelah dibelah, bongkahan batu ini membentuk pola mirip dengan Ka'bah yg ada di Masjidil Haram.
Bongkahan batu istimewa ini terjadi di daerah Sulawesi Tengah. Sontak penemuan batu istimewa ini membuat para warga heboh dan berdatangan ke lokasi tempat batu itu ditemukan.

Penemuan batu ini jg banyak dibicarakan di internet. Terutama di situs-situs besar, yg memang memiliki pengunjung yg sangat tertarik dgn jenis-jenis batuan langka. 

Batu tersebut memiliki lebar 5 cm dan tinggi 17 cm. Batu berwarna putih kehijauan tersebut disimpan oleh Bupati daerah setempat.

Penemuan batu istimewa ini dipercaya sebagai keajaiban dari Allah. Karena penemuan ini mungkin akan menjadi satu-satunya, dan tdk akan pernah terulang kembali. 

Sumber: http://terrpopuler.blogspot.co.id/2015/12/keajaiban-allah-penemuan-gambar-kabah.html

Friday, January 8, 2016

WOW...! CEO Facebook Mark Zuckerberg Jempolin Status Gadis Muslim Ini

Seorang gadis muslim Amerika Serikat bernama Marwa Balkar mengirimkan surat terbuka pd calon presiden AS Donald Trump. Ini gara-gara rencana Trump yg kontroversial. Kalau terpilih jd pemimpin Negeri Paman Sam itu, dia bakal memberikan pengawasan ekstra pd tiap masjid dan setuap umat Islam diberikan identitas khusus. Rasis banget, ya...


Marwa sebagai seorang muslim langsung mengirimkan surat terbuka via Facebook. Surat ini langsung tersebar dan ratusan ribu orang nge-like. Yang luar biasa lagi, CEO Facebook Mark Zuckerberg menjadi salah satu dari pemberi jempol. Keren banget, ya. Itu artinya bahasa Marwa amat menohok dan mendapat simpati dari berbagai kalangan. Hingga hari ini status itu sudah dijempoli 553 ribu orang dan dibagikan 154 ribu kali. Ingin lihat surat terbuka Marwa? Berikut Bintang.com hadirkan translatenya disini. Yuk, simak ya...


"Kepada akun Donald Trump @realdonaldtrump. Nama saya Marwa. Sy seorang muslim. Sy dengar Anda mau memberikan kamu tanda identitas. Kalau begitu sy akan memilih tanda sy sendiri. Tanda ini memang diperlukan sebab sy tdk bs diidentifikasikan sebagai Muslim hanya dengan melihat. Sy memilih tanda perdamaian yg mewakili ke-Islaman saya. Islam mengajarkan saya menentang ketidak-adilan dan merindukan persatuan. Islam juga yg mengajarkan, jika membunuh satu manusia sama dengan membunuh umat manusia. Sy dengar Anda mau mengawasi umat Islam juga? Bagus! Anda bs datang di tempat penyuluhan sadar kanker milik saya di beberapa sekolah menengah lokal. Atau Anda bisa membuntuti sy untuk menghibur, membuat sandwich, di masjid setempat. Kegiatan ini untuk para tunawisma dan siapa saja mereka yg membutuhkan tanpa melihat keyakinan mereka. Mungkin dari situ Anda bisa melihat sy memiliki jiwa Amerika seperti Anda. Dan dari situ Anda bs melihat sy jg manusia seperti Anda. Salammualaikum"

Sumber: http://www.faktabeud.xyz/2015/11/hebooh-ceo-facebook-mark-zuckerberg.html