-->
tips
Sendal sebagai alas kaki bs dipakai diluar atau di dalam rumah, sandal sendiri sdh ditemukan sejak dari jaman dahulu, selain sebagai alas kaki sebagai fungsi utamanya sandal jg kini sudah merupakan gaya atau style berpakaian Anda.Untuk sendal yg biasa dipakai oleh kaum laki-laki jenis dan modelnya tidak terlalu banyak, beda dengan jenis sandal yg dipakai kaum wanita, mungkin karena memang dasarnya wanita itu kaum pesolek atau yg doyan dandan bisa kt lihat jenis sandalnya pun bermacam-macam ragam, dari yg biasa sampai yang aneh-aneh, dari yg rata sampai yg hak nya tinggi.
Jaman dahulu sendal terbuat dari jerami kulit kayu dan lain sebagainya, nah ini ada desainan sandal yang lumayan unik dan menarik, silahkan dicoba siapa tahu bs jadi inspirasi.
Sumber: https://yopibloger.blogspot.com/2015/10/cara-membuat-sepatu-sandal-unik-untuk.html
Islami
Kesehatan
tips
RASUL Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan kt untuk memadamkan lampu-lampu di malam hari (ketika hendak tidur), dan setelah beberapa tahun dilakukan pengkajian ilmiah modern tentang efek cahaya terhadap manusia dan lingkungannya, maka kajian itu mengatakan:” SUngguh benar Nabinya kaum kaum Muslimin.” Maka mematikan lampu di malam hari adalah salah satu bentuk mukjizat ilmiah Nabawiyah yang melindungi manusia dan lingkungannya dan pencemaran cahaya, yg muncul disebabkan cahaya yg berlebih, yg mengenai tubuh seseorang di malam hari.Hadits-hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam Tentang Masalah Ini
Nabi kita yg tercinta, Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam telah memperingatkan kt tentang bahaya lampu, apabila kt membiarkannya menyala ketika kt tidur. Dan peringatan dari Nabi tersebut terdapat dalam banyak riwayat, di antaranya ada yg disebutkan alasan dari peringatan tersebut, yaitu khawatir terjadi kebakaran, dan sebagiannya lagi tidak disebutkan alasan dari perintah memadamkan lampu di malam hari, agar perintah tersebut berlaku umum, dan sebagai bentuk kasih sayang Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam kpd seluruh makhluk di setiap tempat dan zaman. Di antara hadits-hadts tersebut adalah sebagai berikut:
Riwayat-riwayat yg disebutkan di dalamnya alasan untuk memadamkan lampu ketika hendak tidur di malam hari.
1. Dari Abu Musa radhiyallahu ‘anhu, dia berkata: “Pada suatu malam terjadi kebakaran di salah satu rumah penduduk di Madinah (ketika penghuninya tertidur). Lalu hal itu diceritakan kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Beliau bersabda:” Sesungguhnya api ini adalah musuh kalian, karena itu apabila kalian hendak tidur, maka padamkanlah ia lebih dahulu.” (HR. al-Bukhari)
2. Dari Jabir bin Abdullah radhiyallahu ‘anhuma dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tutuplah tempat air kalian, pintu rumah kalian, dan matikanlah lampu-lampu kalian, karena bisa jadi tikus akan menarik sumbu lampu sehingga mengakibatkan kebakaran yang menimpa para penghuni rumah.” (HR. al-Bukhari)
3. Dari Jabir bin Abdullah radhiyallahu ‘anhuma bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersada: “Tutuplah oleh kalian bejana-bejana, rapatkanlah tempat-tempat minuman, tutuplah pintu-pintu, dan matikanlah lampu, karena setan tak dapat membuka ikatan tempat minum, pintu, dan bejana. Jika kalian tak mendapatkan penutupnya kecuali dengan membentangkan sepotong batang kayu kecil di atas bejananya dan menyebut nama Allah, maka lakukanlah. Karena tikus dapat merusak pemilik rumah dengan membakar rumahnya.” (HR. Muslim)
4. Dari Jabir bin Abdullah radhiyallahu ‘anhuma bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersada: “Tutuplah oleh kalian pintu rumah, ikatlah kantong air tempat minuman, tutuplah bejana-bejana, dan matikanlah lampu, karena setan tak dapat membuka pintu terturup, melepas ikatan tempat minum, dan membuka bejana. Dan sesungguhnya tikus dapat merusak pemilik rumah dengan membakar rumahnya.” (HR. imam Malik dalam al-Muwatha’ dan at-Tirmidzi dalam Sunan-nya dan dishahihkan oleh al-Albani rahimahumullah)
Dan masih ada lagi beberapa riwayat yang lain.
Riwayat-riwayat yang tidak disebutkan di dalamnya alasan untuk memadamkan lampu ketika hendak tidur di malam hari.
1. Dari Jabir bin ‘Abdullah radhiyallahu ‘anhu, dia berkata: “Padamkanlah lampu-lampu di malam hari pada saat kalian tidur di malam hari, kuncilah pintu dan tutuplah bejana, makanan dan minuman.” (HR. al-Bukhari)
2. Dari Jabir radhiyallahu ‘anhuma bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersada: “Apabila malam telah datang (setelah matahari tenggelam), tahanlah anak-anak kalian (dari keluar rumah), karena setan bertebaran ketika itu. Apabila telah berlalu sesaat dari waktu ‘Isya biarkanlah mereka, tutuplah pintumu, dan matikanlah lampu serta sebutlah nama Allah (mengucapkan bismillah pen)…” (HR. Al-Bukhari)
Penjelasan Hadits
Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah berkata di dalam Fathul Bari, menukil perkataan dari imam al-Qurthubi rahimahullah:” Perintah dan larangan dalam hadits ini adalah bentuk bimbingan (pengarahan).” Beliau mengatakan:’ Dan mungkin juga bermakna anjuran (sunnah)’ Dan imam Nawawi rahimahullah menegaskan bahwa hal itu adalah sebagai bimbingan, karena hal itu adalah untuk kemaslahatan duniawi.’ Namun dikomentari bahwasanya hal itu terkadang dapat mendatangkan maslahat secara agama, yaitu penjagaan terhadap jiwa yg haram untuk dibunuh, dan penjagaan terhadap harta yang diharamkan untuk dihambur-hamburkan.
Dalam hadits-hadits ini disebutkan bahwa seseorang jika tidur seorang diri, dan di dalam rumhanya ada api, maka wajib bagi dia untuk memadamkannya sebelum tidur, atau melakukan sesuatu yang membuatnya aman dari kebakaran. Demikian juga kalau di dalam rumah ada sekelompok orang, maka wajib atas sebagaian mereka (memadamkannya), dan yg paling berkewajiban adalah yang paling terakhir tidur.”
Pandangan Ilmuwan Modern
Para ilmuwan saat ini berbicara tentang polusi cahaya pd malam hari, serta berbicara tentang bahaya terkena cahaya yg berlebih, terutama saat tidur.
Sebuah riset ilmiyah terbaru menegaskan bahwa tetap menyalanya lampu pd saat tidur akan mempengaruhi proses biologis yg ada di dalam otak manusia, dan hal tersebut akan menyebabkan gangguan-gangguan yg mengakibatkan kegemukan. Oleh karena itu para ilmuwan berpesan agar kt senantiasa mematikan lampu pada malam hari dalam rangka memelihara kesehatan tubuh dan otak. Dan Subhanallah, pesan yg baru diketahui oleh para ilmuwan pada abad 21, telah disampaikan sebelumnya oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam sejak 14 abad yg lalu. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda dalam hadits shahih: “Padamkanlah lampu-lampu di malam hari pada saat kalian tidur di malam hari, kuncilah pintu dan tutuplah bejana, makanan dan minuman.” (HR. al-Bukhari)
Kesehatan
tips
Ribuan bakteri bersarang di pusat perut, para ilmuwan telah menemukan 1.400 keturunan bakteri yg bersembunyi di pusar manusia. Penemuan ini ditemukan dengan meneliti 95 relawan yg mengizinkan pusarnya dijadikan objek penelitian oleh tim mikrobiologi dgn memberikan kain yg menyeka pusar mereka. Ketika tim memeriksa sampel terhadap database bakteri yg telah ada, mereka menemukan 662 keturunan bakteri yg belum diketahui, yg mungkin spesies baru.Meskipun 1.400 keturunan berbeda yg ditemukan, 80 persen berasal lebih dari 40 jenis yg umum. Banyak bakteri yg biasa ditemukan di kulit yg biasanya tdk berbahaya. "Kami mungkin satu-satunya yg mempelajari pusar manusia pd skala besar," kata pemimpin proyek Jiri Hulcr dari North Carolina State University ketika penelitian dimulai pd bulan April lalu.
Di antara relawan yg memberikan sampel adalah jurnalis New Scientist, Petrus Aldhous dan Carl Zimmer. Beberapa pusar relawan, seperti pusar Aldhous, tdk ada kehidupan bakteri, tetapi pusar Zimmer terdapat setidaknya 53 spesies bakteri.
Selain memberikan kain penyeka pusar, relawan jg memberikan informasi tentang seberapa sering mereka membersihkan pusar mereka, apakah mereka memiliki "innie atau pusar kedalam" atau "outie atau pusar keluar atau bodong", serta usia, jenis kelamin, etnis dan di mana mereka dibesarkan.
Penelitian ini ingin jg menunjukkan bahwa mayoritas bakteri yg ada di dalam pusar tidak membahayakan. "Kita membayangkan kuman sebagai hal yg buruk, namun kebanyakan bakteri tidak seburuk apa yg kita bayangkan. Kebanyakan baik atau sekadar bermanfaat untuk melawan bakteri-bakteri jahat," ujar mereka.
Semoga bermanfaat ya artikel ini, silahkan share dan like...
Sumber: http://blog-kabarpetang.blogspot.co.id/2016/01/ribuan-bakteri-bersarang-di-pusar-perut.html
Islami
RASUL Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan kt untuk memadamkan lampu-lampu di malam hari (ketika hendak tidur), dan setelah beberapa tahun dilakukan pengkajian ilmiah modern tentang efek cahaya terhadap manusia dan lingkungannya, maka kajian itu mengatakan:” SUngguh benar Nabinya kaum kaum Muslimin.” Maka mematikan lampu di malam hari adalah salah satu bentuk mukjizat ilmiah Nabawiyah yang melindungi manusia dan lingkungannya dan pencemaran cahaya, yg muncul disebabkan cahaya yang berlebih, yg mengenai tubuh seseorang di malam hari.Hadits-hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam Tentang Masalah Ini
Nabi kita yg tercinta, Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam telah memperingatkan kt tentang bahaya lampu, apabila kt membiarkannya menyala ketika kt tidur. Dan peringatan dari Nabi tersebut terdapat dalam banyak riwayat, di antaranya ada yg disebutkan alasan dari peringatan tersebut, yaitu khawatir terjadi kebakaran, dan sebagiannya lagi tidak disebutkan alasan dari perintah memadamkan lampu di malam hari, agar perintah tersebut berlaku umum, dan sebagai bentuk kasih sayang Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam kpd seluruh makhluk di setiap tempat dan zaman. Di antara hadits-hadts tersebut adalah sebagai berikut:
Riwayat-riwayat yg disebutkan di dalamnya alasan untuk memadamkan lampu ketika hendak tidur di malam hari.
1. Dari Abu Musa radhiyallahu ‘anhu, dia berkata: “Pada suatu malam terjadi kebakaran di salah satu rumah penduduk di Madinah (ketika penghuninya tertidur). Lalu hal itu diceritakan kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Beliau bersabda:” Sesungguhnya api ini adalah musuh kalian, karena itu apabila kalian hendak tidur, maka padamkanlah ia lebih dahulu.” (HR. al-Bukhari)
2. Dari Jabir bin Abdullah radhiyallahu ‘anhuma dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tutuplah tempat air kalian, pintu rumah kalian, dan matikanlah lampu-lampu kalian, karena bisa jadi tikus akan menarik sumbu lampu sehingga mengakibatkan kebakaran yang menimpa para penghuni rumah.” (HR. al-Bukhari)
3. Dari Jabir bin Abdullah radhiyallahu ‘anhuma bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersada: “Tutuplah oleh kalian bejana-bejana, rapatkanlah tempat-tempat minuman, tutuplah pintu-pintu, dan matikanlah lampu, karena setan tak dapat membuka ikatan tempat minum, pintu, dan bejana. Jika kalian tak mendapatkan penutupnya kecuali dengan membentangkan sepotong batang kayu kecil di atas bejananya dan menyebut nama Allah, maka lakukanlah. Karena tikus dapat merusak pemilik rumah dengan membakar rumahnya.” (HR. Muslim)
4. Dari Jabir bin Abdullah radhiyallahu ‘anhuma bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersada: “Tutuplah oleh kalian pintu rumah, ikatlah kantong air tempat minuman, tutuplah bejana-bejana, dan matikanlah lampu, karena setan tak dapat membuka pintu terturup, melepas ikatan tempat minum, dan membuka bejana. Dan sesungguhnya tikus dapat merusak pemilik rumah dengan membakar rumahnya.” (HR. imam Malik dalam al-Muwatha’ dan at-Tirmidzi dalam Sunan-nya dan dishahihkan oleh al-Albani rahimahumullah)
Dan masih ada lagi beberapa riwayat yang lain.
Riwayat-riwayat yang tidak disebutkan di dalamnya alasan untuk memadamkan lampu ketika hendak tidur di malam hari.
1. Dari Jabir bin ‘Abdullah radhiyallahu ‘anhu, dia berkata: “Padamkanlah lampu-lampu di malam hari pada saat kalian tidur di malam hari, kuncilah pintu dan tutuplah bejana, makanan dan minuman.” (HR. al-Bukhari)
2. Dari Jabir radhiyallahu ‘anhuma bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersada: “Apabila malam telah datang (setelah matahari tenggelam), tahanlah anak-anak kalian (dari keluar rumah), karena setan bertebaran ketika itu. Apabila telah berlalu sesaat dari waktu ‘Isya biarkanlah mereka, tutuplah pintumu, dan matikanlah lampu serta sebutlah nama Allah (mengucapkan bismillah pen)…” (HR. Al-Bukhari)
Penjelasan Hadits
Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah berkata di dalam Fathul Bari, menukil perkataan dari imam al-Qurthubi rahimahullah:” Perintah dan larangan dalam hadits ini adalah bentuk bimbingan (pengarahan).” Beliau mengatakan:’ Dan mungkin juga bermakna anjuran (sunnah)’ Dan imam Nawawi rahimahullah menegaskan bahwa hal itu adalah sebagai bimbingan, karena hal itu adalah untuk kemaslahatan duniawi.’ Namun dikomentari bahwasanya hal itu terkadang dapat mendatangkan maslahat secara agama, yaitu penjagaan terhadap jiwa yg haram untuk dibunuh, dan penjagaan terhadap harta yang diharamkan untuk dihambur-hamburkan.
Dalam hadits-hadits ini disebutkan bahwa seseorang jika tidur seorang diri, dan di dalam rumhanya ada api, maka wajib bagi dia untuk memadamkannya sebelum tidur, atau melakukan sesuatu yang membuatnya aman dari kebakaran. Demikian juga kalau di dalam rumah ada sekelompok orang, maka wajib atas sebagaian mereka (memadamkannya), dan yg paling berkewajiban adalah yang paling terakhir tidur.”
Pandangan Ilmuwan Modern
Para ilmuwan saat ini berbicara tentang polusi cahaya pd malam hari, serta berbicara tentang bahaya terkena cahaya yg berlebih, terutama saat tidur.
Sebuah riset ilmiyah terbaru menegaskan bahwa tetap menyalanya lampu pd saat tidur akan mempengaruhi proses biologis yg ada di dalam otak manusia, dan hal tersebut akan menyebabkan gangguan-gangguan yg mengakibatkan kegemukan. Oleh karena itu para ilmuwan berpesan agar kt senantiasa mematikan lampu pada malam hari dalam rangka memelihara kesehatan tubuh dan otak. Dan Subhanallah, pesan yg baru diketahui oleh para ilmuwan pada abad 21, telah disampaikan sebelumnya oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam sejak 14 abad yg lalu. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda dalam hadits shahih: “Padamkanlah lampu-lampu di malam hari pada saat kalian tidur di malam hari, kuncilah pintu dan tutuplah bejana, makanan dan minuman.” (HR. al-Bukhari)
Investigasi
Kesehatan
tips
Pemakaian biji rambutan utk membebaskan penderitaan kencing manis tahap 2 sudah terbukti manjur. Kajian yg dilakukan di Eropa sudah menunjukkan bahwa biji rambutan sukses membebaskan 17, 542 orang penderita diabetes step 2 di semua dunia pd tahun 2014 yg lalu. Kita rakyat Indonesia cukup bersyukur karena mempunyai banyak tanaman buah itu di negara kita sendiri.
Langkah pertama yg kita harus lakukan adalah.
1. Ambillah 5 buah biji rambutan.
2. Kemudian Goreng 5 biji buah rambutan tadi .
3. Lalu kita Tumbuk sampai hancur jadi tepung.
4. Kemudian kita Campur dengan air bersih.
5. Siap kita Minum 2 kali dalam sehari.
6. Semoga penyakitnya sembuh ya.
Kurangi ketergantungan pd insulin serta obat-oabatan farmasi. Penyakit kencing manis kebanyakan membuat pasien merasa cemas, jk lihat penurunan berat tubuhnya. Jangan sampai khawatir, karena kehilangan berat tubuh itu, yaitu cara tubuh berikan isyarat pd otak, untuk kt merubah kebiasaan hidup serta pola makan kita sehari-hari.. Makanlah makanan yg sehat dan halal.
Diabetes step 2 tidaklah hukuman mati pd penderitanya. Lakukanlah dengan meminum ramuan dr biji rambutan yg tercantum di atas, InshaAllah, kita bakal sembuh dari diabetes. Semoga bermanfaat ya, silahkan share dan like
Sumber : Salingshare.com
Kesehatan
tips
Dilansir The Sun.co.uk, Jumat (9/12/2016), kesalahan dlm membersihkan telinga dpt menyebakak berkembangnya bakteri yg bs menyebakan rasa tdk nyaman dan infeksi di telinga. National Health Service (NHS), suatu lembaga kesehatan di Inggris sangat melarang membuang kotoran telingga menggukan, jari, cutton bud atau objek apapun. Karena bisa membahayakan telinga dan mendorong kotoran telinga masuk lebih dlm.
Seorang dokter baru sj mengungkap cara yg paling mudah mengangkat earwax atau kotoran telinga tanpa menggunakan cotton buds, yaitu dgn memasukkan cuka dalam telinga. Dr David Hill, anggota dari American Academy of Paediatrics, memberikan cara yg sangat mudah memberiskan kotoran telinga, yaitu dgn menggunakan cuka dan alkohol.
Berikut langkah-langkah membersihkan kotoran telinga dgn menggunakan kedua bahan tersebut:
Langkah 1 : Campurkan cuka putih dengan alcohol dengan ukuran yang sama, yaitu sebanyak satu sendok teh.
Langkah 2 : tuangkan campuran tersebut ke dalam telinga dan miringkan telinga mu.
Langkah 3 : Biarkan kedua cairan tersebut di dalam telinga anda selama tiga menit dan duduk, lalu biarkan kedua cairan tersebut mengering sendiri.
Campuran tersebut membantu mengangkat kotoran telinga, kotoran dan minyak tanpa mendorong salah satu bakteri.
Semoga bermanfaat ya, silahkan share dan like
Sumber : Tribunnews.com
Islami
Subhanallah... ===>> Sungguh suatu keajaiban Allah. Mungkin itulah kata yg cocok untuk menggambarkan penemuan yg sangat menghebohkan ini. Peristiwa ini terjadi pada bulan Juni tahun lalu. Sebuah bongkahan batu jenis King ini mendadak menjadi tontonan para warga. Bagaimana tidak, setelah dibelah, bongkahan batu ini membentuk pola mirip dengan Ka'bah yg ada di Masjidil Haram.Bongkahan batu istimewa ini terjadi di daerah Sulawesi Tengah. Sontak penemuan batu istimewa ini membuat para warga heboh dan berdatangan ke lokasi tempat batu itu ditemukan.
Penemuan batu ini jg banyak dibicarakan di internet. Terutama di situs-situs besar, yg memang memiliki pengunjung yg sangat tertarik dgn jenis-jenis batuan langka.
Batu tersebut memiliki lebar 5 cm dan tinggi 17 cm. Batu berwarna putih kehijauan tersebut disimpan oleh Bupati daerah setempat.
Penemuan batu istimewa ini dipercaya sebagai keajaiban dari Allah. Karena penemuan ini mungkin akan menjadi satu-satunya, dan tdk akan pernah terulang kembali.
Sumber: http://terrpopuler.blogspot.co.id/2015/12/keajaiban-allah-penemuan-gambar-kabah.html