Thursday, April 6, 2017

WOW!!!! WARGA TEMUKAN MAKHLUK ANEH INI DISAWAH??




Awalnya petani ini sedang bekerja di sawah miliknya, namun tak lama kemudian ia melihat sesuatu yang aneh sedang berada di parit dekat sawah. Peristiwa ini terjadi di china, sebuah peristiwa yang mengejutkan bagi warga. Pasalnya mereka akan menemukan seekor makhluk besar di lokasi ini.

Karena penasaran pria ini mendekati makhluk tersebut, setelah didekati ia tak menyangka jika Itu adalah seekor ikan paus yang seharusnya berada di lautan. Mengetahui hal tersebut ia langsung saja memanggil teman-temannya untuk membantu ikan tersebut.

Mendengar pengakuan pria ini awalnya warga terkejut dan tidak percaya, namun karena penasaran mereka beramai-ramai mengunjungi tkp. Setelah sampai ke lokasi tersebut warga terkejut melihat makhluk ini bisa berada di daratan, setelah dilihat dari dekat diketahui bahwa makhluk ini masih hidup.
Baca juga:
LUKISAN ANEH DIJAKARTA SETELAH BANJIR MELANDAH
EVAN DIMAS DITANGKAP POLISI DIJALAN???
HUJAN ES TURUN DILANGIT KOTA JAKARTA



Karena kasian melihat ikan ini tak sanggup untuk kembali pada habitatnya, warga pun bersepakat untuk membantunya kembali ke habitatnya yaitu laut, mereka tak tega melihat ikan itu sedang berada di air yang keruh tersebut, dengan bersama-sama mendorong dan menariknya.

Setelah berhasil dipindahkan ke perairan yang sedikit agak dalam ikan ini terlihat mulai menggerak-gerakan siripnya, ia terlihat sangat senang bisa kembai ke situ.

Karna warga merasa masih belum cukup, mereka lanjut membantunya ke perairan yang luas dan lumayan dalam berada tak jauh di depan mereka. Pada akhirnya ikan ini pun berhasil diselamatkan dan ia kini telah kembali pada habitat awalnya.
Baca juga:
ULAR PITON RAKSASA INI MENELAN HIDUP-HIDUP WARGA MAMUJU
MAKLUK MISTERIUS DI HUTAN ACEH
POLWAN CANTIK INI DIPECAT GARA GARA INI???

Friday, March 31, 2017

LUKISAN ANEH DIJAKARTA SETELAH BANJIR MELANDAH






Fenomena aneh seringkali muncul diberbagai tempat di Indonesia, mengikuti peristiwa alam yang seringkali terjadi di Indonesia belakangan ini seperti adanya penampakan petruk diawan menjelang letusan gunung, munculnya sebuah pulau misteri setelah hujan lebat di ikuti suara dentuman dilangit sumenep Madura beberapa waktu lalu.

Termasuk beberapa peristiwa lain yang terjadi ditempat lain dan seringkali menyisakan tanda-tanda penuh misteri, menurut sebagian orang sebagai sebuah pertanda atau peringatan akan adanya sebuah kejadian susulan.

Hal serupa terjadi di Jakarta pasca banjir besar melanda jakarta beberapa waktu lalu, sebuah lukisan misteri muncul secara tiba-tiba di tempak dalam rumah warga pasca banjir.
Lukisan yang tidak seorang pun tahu siapa pembuatnya itu muncul di rumah salah seorang warga di Jalan Cililitan Kecil Satu, Gang Rawa Sepat, Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur, tepatnya di dinding rumah Heiriyah (45)

Lukisan abstrak itu muncul setelah rumah itu habis tergenang banjir besar Jumat (21/2/2014) dan pemiliknya mengungsi, namun setelah sang pemilik kembali dari pengungsian tiba-tiba rumahnya dipenuhi lukisan mural abstrak yang sangat aneh.

Munculnya lukisan itu mengundang perhatian banyak orang, tak hanya warga setempat tapi juga dari daerah lain seperti Bogor, Depok, Bekasi, Tanjung Priok dan lain-lain.
Lukisan itu mebentuk berbagai macam gambar seperti hewan, buaya, lafadz Allah, gambar manusia, kambing, gambar bola besar dan masih banyak lagi gambaran yang tampak dalam lukisan tersebut
Menurut cerita pemilih rumah (Heiriyah) pada saat rumahnya terkena banjir pada hari jum’at sore, ia bersama keluarga mengungsi pukul 22.00 WIB setelah mengetahui air kali ciliwung mulai naik untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan

Pada hari minggu (23/2/2014) air mulai surut Heiriyah bersama keluarga kembali dari pengungsian dan masuk rumah pukul 05.00 sore.

Terkejut melihat pemandangan aneh, seluruh ruangan rumahnya dilantai santai satu dipenuhi lukisan abstrak yang tidak diketahui asalnya dan siapa pembuatnya padahal sebelum mengungsi rumahnya dikunci dan saat kembalipun rumah itu masih dalam kondisi terkunci

Masih menurut Heiriyah sebelum banjir menggenangi rumahnya, ia memang mengecat tembok rumah dan pagar, kemudian ada sisa cat warna hitam disimpan didapur dengan posisi tertutup namun setelah banjir surut sekembalinya dari pengungsian Heiriyah menemukan sisa cat yang tadinya tertutup menjadi terbuka dan sisa cat yang tadinya masih banyak tersisa sedikit.

Ada kemungkinan lukisan itu berasal dari cat warna hitam tersebut yang terbawa arus banjir kemudian membentuk sebuah lukisan abstrak penuh misteri.
Baca juga:
ULAR PITON RAKSASA INI MENELAN HIDUP-HIDUP WARGA MAMUJU
MAKLUK MISTERIUS DI HUTAN ACEH

Wednesday, March 29, 2017

EVAN DIMAS DITANGKAP POLISI DIJALAN???





Evan Dimas (16) warga Desa Benuang, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) ditangkap polisi karena memungli mobil angkutan barang yang melintas di desa tersebut. Sebelumnya, anggota kepolisian mendapat informasi dari warga yang melintas memakai mobil angkutan barang di Desa Benuang sering dimintai sejumlah uang oleh pemuda tersebut.


Menyikapi masih banyaknya laporan masyarakat tersebut, jajaran Polsek Talang Ubi dipimpin langsung Kanit Reskrim Iptu Rusli, Selasa malam 28 Maret melakukan penyamaran sebagai pengemudi dan kondektur mobil angkutan barang.
Dan benar saja, saat konvoi mobil angkutan barang yang dikemudikan anggota Polsek Talang Ubi melintas di Jalanana Desa Benuang laju kendaraan yang barisannya paling depan yang dikemudikan Brigadir Rino dihadang pelaku Evan Dimas dan langsung meminta sejumlah uang.
Baca juga:

MAKLUK MISTERIUS DI HUTAN ACEH
MENGEJUTKAN??? PRIA INI BERHASIL MENANGKAP IKAN LELE TERBESAR DIDUNIA??


Karuan saja, pelaku yang tidak mengetahui bahwa sopir yang dipalaknya itu adalah anggota kepolisian harus pasrah ketika anggota Buser lainnya yang mengemudikan mobil angkutan barang di belakangnya menangkap dirinya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.


“Kita lakukan penangkapan pelaku ini karena telah membuat resah masyarakat pengguna jalan yang sering dipalak. Kita lakukan penyamaran untuk mengungkap pelaku ini dengan menurunkan anggota Buser yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Rusli dibantu Kanit Intelkam Ipda Andi,” ungkap Kapolsek Talang Ubi Kompol Victor Eduard Tondaes didampingi Kanit Reskrim Iptu Rusli, Rabu (29/3/2017).
Baca juga:

KISAH MISTIS WISATA AIR TERJUN DICURUG
WOW!!!! WARGA TEMUKAN MAKHLUK ANEH INI DISAWAH??


Setelah dilakukan penggeledahan, lanjut Victor, ditemukan uang tunai sebesar Rp36.000,-.Saat ini pelaku diamankan di Mapolsek Talang Ubi.
“Pelaku masih dalam pemeriksaan, dan dari catatan kita, pelaku ini pernah diamankan pada 7 Desember 2016 dalam kasus yang sama, namun dikembalikan kepada orang tuanya karena masih di bawah umur dengan jaminan Kepala Desa Benuang. Namun nanti kita akan melakukan koordinasi pada polres untuk hukuman apa yang akan diberikan karena pelaku masih di bawah umur,” jelasnya.


Di hadapan petugas, pelaku Evan Dimas mengaku melakukan hal tersebut untuk berfoya-foya. “Biasanya minta lima ribu setiap mobil yang lewat, dan uangnya saya belikan rokok dan beli makanan lainnya,” tandasnya.
Baca juga:
LUKISAN ANEH DIJAKARTA SETELAH BANJIR MELANDAH
MAKHLUK MISTERIUS DI HUTAN ACEH

Tuesday, March 28, 2017

HUJAN ES TURUN DILANGIT KOTA JAKARTA





JAKARTA - Fenomena hujan es sempat melanda Jakarta kemarin, Selasa 28 Maret 2017. Walaupun terbilang jarang terjadi, peristiwa ini sebenarnya adalah fenomena alam biasa.
Dalam penjelasan Kepala Bagian Humas BMKG, Hary Tirto Djatmiko, fenomena hujan es biasanya terjadi pada masa transisi atau pancaroba dan berdurasi cukup singkat.
"Fenomena hujan es merupakan fenomena cuaca alamiah yang biasa terjadi," ujarnya.


Ia melanjutkan bahwa fenomena ini biasanya ditandai dengan beberapa keadaan cuaca yang tak lazim. Misalnya, suhu yang sangat panas pada malam hari sebelum hujan es terjadi.
"Udara terasa panas dan gerah diakibatkan adanya radiasi matahari yang cukup kuat ditunjukkan oleh nilai perbedaan suhu udara antara pukul 10.00 dan 07.00," lanjutnya.
Kemudian, ia juga menjelaskan soal kehadiran awan cumulus (awan putih berlapis-lapis). Di antara awan tersebut, ada satu jenis yang mempunyai batas tepi sangat jelas berwarna abu-abu yang menjulang tinggi seperti bunga kol.
Tahap berikutnya, awan tersebut akan cepat berubah warna menjadi abu-abu atau hitam yang dikenal dengan awan Cb (cumulonimbus)," ujarnya.


Alhasil, pepohonan di sekitar akan mulai bergoyang cepat. Selanjutnya, udara dingin bakal menyelimuti lingkungan.
“Biasanya hujan yang pertama kali turun adalah hujan deras tiba-tiba. Apabila hujannya gerimis, maka kejadian angin kencang jauh dari tempat kita,” tutupnya.

Monday, March 27, 2017

ULAR PITON RAKSASA INI MENELAN HIDUP-HIDUP WARGA MAMUJU






MAMUJU - Warga Kecamatan Karossa Mamuju digegerkan dengan ditemukannya ular piton raksasa dengan perut membesar layaknya telah menelan binatang, Senin 27 Maret.

Lebih menggegerkannya lagi, setelah perut ular dibelah ternyata isinya adalah manusia.

Korban yang telah tewas dimangsa ular raksasa itu diketahui bernama, Rahmat (27) yang merupakan penduduk setempat.

“Sudah dievakuasi mayatnya dan dibawa ke rumah duka, ularnya memang besar sekali,” kata warga, Aris via Mesangger ke RADAR BONE pasca kejadian.

MAKHLUK MISTERIUS DI HUTAN ACEH






                                                               sumber ;merdeka.com

Keberadaan suku Mante di Aceh semakin hangat diperbincang, paska tertangkap kamera komunitas motor trail asal Banda Aceh di kawasan hutan Aceh. Keberadaannya pun menjadi kontroversi.
Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (KIP) Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Husani Ibrahim meyakini suku Mante masih ada sekarang di Aceh. Suku ini diyakini masih hidup di hutan belantara Aceh, gua-gua dan hutan yang jarang dijamah oleh manusia biasa.
"Masih ada sekarang di hutan. Mereka tinggal di gua-gua dan hutan jarang didatangi manusia biasa," kata Husaini Ibrahim, Senin (27/3) via telepon genggamnya.


Menurut arkeolog dan sejarawan ini, suku ini mulanya berasal dari belantara hutan Jantho, Kabupaten Aceh Besar. Kemudian setelah masuknya Islam, ada sebagian suku Mante ini memeluk Islam sekitar abad ke 13. Sebagiannya lagi memilih melarikan dari dan tidak mau memeluk agama Islam.
Mereka menyebar ke sejumlah belantara hutan di Aceh. Seperti mengungsi ke Kecamatan Tangse, Geumpang di Kabupaten Pidie. Karena hutan Jantho bersambung langsung ke pegunungan Tangse dan Geumpang.


Sehingga suku ini terpecah beberapa kelompok dan terus menyebar mencari belantara hutan yang jauh dari penduduk. Sampai mereka menyebar hingga ke dataran tinggi Gayo, Lukop perbatasan antara Bener Meriah dengan Aceh Tengah.
"Pada saat terjadi Islamisasi di Aceh, mereka ada sebagian menolak dan memilih mengungsi," jelasnya.


Husaini Ibrahim meminta kepada pemerintah agar melindungi suku primitif ini. Karena mereka juga manusia yang memiliki hak hidup selayaknya manusia modern sekarang. Pemerintah, sebutnya lagi harus memfasilitasi dan memberikan tempat yang layak. Meskipun membutuhkan pendekatan khusus, sehingga mereka bisa keluar dari alam liar di belantara hutan Aceh.
"Pemerintah wajib melindungi mereka. Ini juga menjadi daya tarik tersendiri untuk Aceh. Pemerintah harus segera bergerak memfasilitasinya," katanya

MENURUT INDRO EKO DJ ORANGNYA BAIK BANGET








Pelayat silih berganti berdatangan ke rumah duka Eko DJ, di kawasan Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Salah satunya pelawak senior Indro "Warkop".
Indro mengenal Eko sebagai sosok yang sangat baik. "Wah orangnya baik banget dan perhatian sama semua orang. Mas Eko tuh hampir seperti almarhum mas Asmuni, almarhum mas Timbul, juga mas Tarzan, itu dia perhatian," tutur Indro.
Indro mengenang, Warkop sempat bekerjasama dengan Eko untuk sebuah acara. Dari situ mereka mulai akrab. "Dia kan panggil saya "dek", "dek Ndro". Ya walaupun saya sih secara fisik jarang ya ketemu, tapi secara emosi Alhamdulillah ya lumayan dekat."
Indro mengetahui soal penyakit gagal ginjal yang diderita Eko DJ. Indro cukup kagum melihat semangat almarhum untuk menjalani pengobatan beberapa tahun belakangan.
"Saya nggak tahu sejauh itu ya, tapi terakhir sih kemarin saya lihat dia masih semangat. Semangat sekali," pungkasnya.