Saturday, March 25, 2017

PENCARIAN 2 BOCAH DI SUNGAI MAHAKAM TEHALANG DERASNYA ARUS








                                                     SUMBER; MERDEKA.COM


Dua hari pencarian dua bocah laki-laki, M Yusuf (10) dan Ikhsan (10), yang tenggelam di Sungai Mahakam, di kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur, belum juga membuahkan hasil. Derasnya arus sungai, ditambah lagi minimnya penglihatan di bawah permukaan sungai, menghambat pencarian.

Sabtu (25/3) kemarin, tim Basarnas bersama dengan seluruh instansi dan warga di Kutai Barat, beramai-ramai mencari kedua korban yang masih duduk di bangku kelas V SD itu.

"Sejak pagi sampai sore, sekitar 10 jam kami lakukan pencarian di lokasi kejadian dan sekitarnya," kata Kasi Operasi Octavianto, kepada merdeka.com, Minggu (26/3).

Octavianto menerangkan, proses pencarian dilakukan hingga radius 2,5 kilometer ke arah hulu dan hilir titik kejadian, di Dermaga Melak, Sendawar, Kutai Barat. Namun sayang, tim gabungan belum menemukan tanda-tanda kedua korban.

"Sempat dilakukan penyelaman ya, oleh unsur SAR bersama masyarakat setempat. Tapi karena tidak bisa melihat apa-apa di bawah permukaan, karena sangat keruh juga arus kencang, maka penyelaman tidak membuahkan hasil," ujar Octavianto.

Hari ini, pencarian memasuki hari ketiga. Tim pencarian memberi catatan khusus terkait kondisi derasnya arus perairan sungai, yang memang menjadi khas sungai-sungai di Kalimantan.

"Sungai dalam kondisi pasang besar. Kalau visibility zero (jarak pandang nol), tidak memungkinkan untuk melakukan penyelaman di bawah permukaan," terangnya.

"Dari jam 7 pagi tadi, kami memulai pencarian hari ketiga. Kami menyisir 1 kilometer ke arah hulu, dan 5 kilometer ke arah hilir, termasuk juga bibir sungai dan anak-anak sungai," demikian Octavianto.

Diketahui, Yusuf dan Ikhsan pada Jumat (24/3) sore lalu pukul 15.00 Wita keduanya asyik bermain bersama teman-teman seusianya, di dermaga Mela, dan mereka turun ke sungai untuk berenang. Belakangan, keduanya diketahui tidak bisa berenang, hingga akhirnya terseret derasnya arus sungai.

URINE POSITIF, ARTIS INI DITANGKAP BNN










Pedangdut Muhammad Ridho Irama atau lebih dikenal dengan Ridho Rhoma (28) ditangkap polisi di kawasan Daan Mogot, pada Jumat (24/3) malam. Hasil tes urine pihak kepolisian Ridho Rhoma positif mengonsumsi narkoba jenis sabu.

"Dia hampir dua tahun pakai barang itu, dari tes urine positif," kata kata Kasat Narkoba Polres Jakarta Barat AKBP Suhermanto ketika dikonfirmasi wartawan, Sabtu (25/3).


Suhermanto mengatakan, putra raja dangdut Rhoma Irama itu hingga kini masih menjalani pemeriksaan di Polres Jakarta Barat. Dari pemeriksaan yang dilakukan hingga saat ini belum ada pihak keluarga menjenguk Ridho Rhoma.

"Sampai sekarang belum ada yang jenguk, termasuk bapaknya," ujar Suhermanto.

Sebelumnya, Ridho Rhoma ditangkap jajaran Narkoba Polresta Jakarta Barat karena kedapatan tengah mengonsumsi sabu di kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat, Jumat (24/3) kemarin. Sabu seberat 0,7 gram ikut disita dalam penangkapan tersebut.

"Iya (ditangkap)," ujar Kasat Narkoba Polres Jakarta Barat AKBP Suhermanto ketika dikonfirmasi, Sabtu (25/3).

Suhermanto mengatakan, saat ini Ridho tengah menjalani pemeriksaan penyidik di Polres Jakarta Barat. Pemeriksaan terkait asal barang haram tersebut.

"Masih kami dalami lagi terkait jaringan dan dapat dari mana barang (narkoba) itu," ujarnya.

Suhermanto belum mau banyak bicara terkait penangkapan Ridho Rhoma. Rencananya malam ini kronologis penangkapan putra raja dangdut Rhoma Irama tersebut baru akan dirilis.

"Nanti malam akan dirilis. Selengkapnya akan dibeberkan ya, jadi nanti ya," pungkasnya.

WOW!!! DIDALAM GUA INI TERNYATA.......




                  Sumber : www.sondoongcave.org

Apa yang anda pikirkan ketika mendengar kata Gua? Yang kita pikirkan pastilah ialah tempat gelap gulita yang penuh dengan hewan liar. Namun hal ini berbeda jauh dengan yang ditemukan oleh seorang petani asal Vietnam, pada tahun 1991 ia secara tidak sengaja melewati sebuah gua asing di Taman Nasional Phon Nha- Ke, Vietnam. Suara gemuru air deras yang terdengar dari mulut Gua membuat petani ini merasa ketakutan sehingga tidak ada seorang pun yang berani memasuki gua tersebut. Para penduduk setempat memutuskan untuk tidak masuk ke dalam. Para penduduk lokal setempat pun menamai gua ini dengan nama Son Doong.

Selang beberapa tahun kemudian, tepatnya tahun 2009 seorang ilmuan asal Inggris bernama Howard Limbert menemukan kembali gua tersebut. Setelah itu ia memutuskan untuk berdiskusi dengan timnya, akhirnya mereka memutuskan untuk masuk ke dalam gua itu untuk melihat apa yang ada di dalamnya. Keputusan yang mereka buat ini, ternyata membuahkan hasil karena di dalam gua tersebut terdapat "Istana" yang dibangun secara alami. Setelah mereka masuk ke dalam dan meneliti gua, mereka menetapkan bahwa gua Son Doong merupakan gua terbesar di dunia ini. Panjang Gua ini mencapai 5 kilo meter dan lebarnya 150 meter.

Gua ini memiliki keunikan tersendiri, karena memiliki fauna, flora, sungai bahkan ada awan tersendiri. Seperti yang dilansir dari Brightside, berikut ini foto bagian dalam gua Son Doong.

Thursday, March 23, 2017

WOW!!! MATAHARI BUATAN TERBESAR DIDUNIA




                    Sumber : viva.co.id


Ilmuwan Jerman mempunyai eksperimen yang unik. Ilmuwan German Aerospace Center telah mengaktifkan ‘matahari buatan’ terbesar di dunia untuk bisa dimanfaatkan sebagai bahan bakar ramah iklim.

Matahari buatan yang dimaksud yakni, rangkaian 149 lampu sorot proyektor film yang terletak di Julich, 19 mil barat Cologne.
Fasilitas matahari buatan itu mampu memproduksi 10 ribu kali dari intensitas sinar matahari alami yang ada di bumi. Masing-masing sorot lampu itu setara dengan 4000 kali watt dari bola lampu.
Dikutip The Guardian, Jumat, 24 Maret 2017, saat 149 sorot lampu itu dikonsentrasikan pada satu titik, instrumen itu akan menghasilkan suhu sekitar 3500 derajat celsius, dua kali sampai tiga kali dari suhu tungku peleburan logam.

"Jika Anda pergi ke ruangan itu saat lampu diaktifkan, Anda akan langsung terbakar," jelas Direktur Riset German Aerospace Center, Profesor Bernard Hoffschmidt.
Tujuan eksperimen ini yaitu mendalami konsentrasi sinar matahari alami untuk menghasilkan daya reaksi sampai bahan bakar hidrogen.
Eksperimen ini cukup berbeda dibanding yang sudah ada. Selama ini, eksperimen yang sudah ada yakni stasiun tenaga surya menggunakan cermin untuk memfokuskan sinar matahari ke dalam air. Skema eksperimen tenaga surya yakni memanen panas dari matahari untuk memproduksi uap yang akhirnya menggerakkan turbin dan menghasilkan listrik.

Sementara itu, eksperimen matahari buatan ini menyelidiki kemungkinan skema yang mirip yang bisa dipakai untuk daya reaksi dalam mengekstrak hidrogen dari uap air, yang kemudian bisa dipakai sebagai sumber bahan bakar pesawat dan mobil.
Ke depan, ilmuwan ingin sinar matahari alami di masa depan bisa dipakai untuk menghasilkan hidrogen dengan cara netral karbon.

"Kita perlu jutaan ton hidrogen karena kita ingin mendorong pesawat dan mobil yang bebas karbon dioksida. Perubahan iklim datang dengan cepat maka kita perlu juga mempercepat inovasi,” kata Hoffschmidt.

BAYI YANG DIANGGAP TITISAN DEWA???




Bayi laki-laki lahir dengan kondisi genetik yang sangat langka di India Senin malam (21/3). Dia mendapat julukan "alien" oleh ibunya sendiri. Bahkan si ibu, Khalida Begum sempat menolak untuk menyusuinya.
Bayi yang baru lahir tersebut didiagnosis mengalami kelainan genetik yang disebut harlequin ichthyosis. Kondisi langka ini memengaruhi kulit bayi dan membuatnya mengalami kecacatan. Dia terkejut melihat bayinya berkepala kecil dan bermata seperti melotot.
Ketika diperlihatkan, dia merasa sedih dan meminta bidan untuk mengambilnya saja. "Beberapa bagian tubuh bayi tidak sepenuhnya berkembang. Ketika saya melihat bayi itu setelah melahirkan, saya benar-benar terkejut dan melihatnya begitu asing," ungkap Khalida yang berusia 35 tahun.
Penduduk setempat dan sang ayah, Mohammed Imtiyaz, percaya bahwa anaknya merupakan inkarnasi dari dewa Hanuman Hindu. Tapi ada pula yang mengatakan bahwa anak ini mengalami kecacatan yang disebut anencephaly.
Dikatakan bahwa kondisi harlequin ichthyosis terjadi pada satu dari 300.000 kelahiran. Bayi dengan kondisi tersebut membutuhkan perawatan konstan, terutama dalam menjaga kelembapan dan melindungi kulit bayi.

Wednesday, March 22, 2017

UKURAN AYAM RAKSASA YANG MENGEJUTKAN DUNIA!!

AYAM TERBESAR DI DUNIA


Sebuah video yang menampilkan seekor ayam yang keluar dari kandangnya membuat para netizen takjub.
Bukan karena keindahan bulu dari ayam tersebut, ataupun karena warnanya yang eksotik layaknya ayam cemani.
Ukuran cakar dan jambulnya membuat ayam ini terlihat lebih seperti seekor dinosaurus dibandingkan dengan seekor ayam.
Ayam ini adalah Ayam Brahma, ayam jenis ini mendapat julukan “Raja dari semua Unggas.”
Menurut dailymail.com, Ayam Brahma ini bernama Merakli, dan dimiliki oleh Fitim Sejfijaj dari Kosovo.
Ayam Brahma tadinya termasuk salah satu jenis ayam yang paling populer di pasaran, ayam jenis ini di ternak untuk daging dan telurnya.
Namun, tumbuhnya industri peternakan di AS, membuat Ayam Brahma kalah populer dengan ayam Cornish cross (Broiler).
“Ayam Brahma sangat populer pada tahun 1930-an, sampai pada akhirnya industri pertanian menggantinya dengan jenis ayam yang lebih cepat tumbuh, itulah yang menyebabkan Ayam Brahma dan ayam jenis lain kalah saing.” Ujar Ryan Walker dari The Livestock Conservancy, sebuah organisasi yang memfokuskan diri pada keanekaragaman ternak.
Ayam industri hasil hibrida memang lebih cepat tumbuh, dan akan siap untuk dipasarkan antara 4 sampai 6 minggu.
Sedangkan, Ayam Brahma membutuhkan waktu 12 minggu sampai 2 tahun untuk siap dipasarkan.
Diluar semua itu, ayam di video ini ukurannya memang lebih besar dari ukuran Ayam Brahma normal.
Dilansir dari qz.com, Dianna Mejstrik, salah satu petinggi dari American Brahma Club, memperkirakan ukuran Ayam Brahma di video ini memiliki tinggi sekitar 90 cm, dan berbobot 4,5 kg.
Sebagai perbandingan, menurut American Poultry Association (Asosiasi Unggas Amerika), ukuran standar Ayam Brahma adalah 75 cm dan memiliki bobot 2 hingga 3,5 kg.
Karena memerlukan usaha lebih untuk memeliharanya, Ayam Brahma menjadi langka, dan dianggap hewan ternak yang terancam punah oleh American Poultry Association.
Ayam Brahma dianggap hewan ternak yang terancam punah karena menurut data yang dikumpulkan oleh American Poultry Association pada tahun 2015, hanya terdapat 7.015 Ayam Brahma di seluruh Amerika Serikat.

INI KATA PIHAK KEPOLISIAN SOAL BERITA PENCULIKAN ANAK...

BERITA PENCULIKAN ANAK HANYA BERITA HOAXX




Kapolri Jenderal Tito Karnavian sudah mengecek ke sejumlah daerah terkait kabar penculikan anak dan penjualan organ tubuh di media sosial
"Beritanya hoax ,"kata Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (23/3/)

Kapolri meminta masyarakat tidak panik. Orang tua jangan khawatir, lakukan kegiatan seperti biasa.
Ia menilai isu tersebut sengaja digulirkan oleh pihak yang tak bertanggung jawab untuk menimbulkan keresahan di masyarakat.
"Tingkatkan kewaspadaan tapi jangan over reaktif dan panik," katanya.
Sumber : Inilah.com